Nama : Juni Tri Sularsono
NIM : a.310080260
Kelas : D

Judul : Perahu Kertas
Penulis : Dee / Dewi Lestari
Penerbit : Bentang Pustaka
Cetakan : I, Agustus 2009
Tebal : 444 halaman
Kategori : Novel
Perahu Kertas merupakan novel karya Dewi Lestari atau yang
lebih akrab dipanggil dengan Dee . Cerita yang terdapat pada novel Perahu
Kertas dimulai dari kisah seorang yang bernama Keenan, remaja yang baru saja
lulus SMA, yang selama enam tahun tinggal bersama neneknya di Amsterdam. Namun
karena perjanjian dengan ayahnya, Keenan terpaksa pulang ke Indonesia dan kuliah
di Fakultas Ekonomi sebuah universitas di Bandung. Meski sebenarnya Keenan
tidak menginginkannya dan lebih memilih untuk menjadi seorang pelukis dibandingkan
seorang pebisinis karena Keenan
memiliki bakat melukis yang kuat dari ibunya dan dia tidak mempunyai cita-cita
lain selain menjadi pelukis.
Sementara di sisi lain, ada tokoh yang bernama Kugy, seorang wanita unik yang cenderung mendapat
kejutan di dalam kehidupannya. Kugy juga akan kuliah di universitas yang sama
dengan Keenan. Tak beda dengan Keenan, Kugy pun mempunyai cita-citanya sendiri,
yaitu menjadi juru dongeng. Kugy sangat menggilai dongeng. Tak hanya
mengkoleksi buku-buku dongeng dan punya taman bacaan, Kugy juga sangat senang
menulis dongeng. Walaupun Kugy yakin menjadi seorang juru dongeng bukanlah
profesi yang meyakinkan yang akan diterima dengan mudah oleh khalayak umum,
akan tetapi Kugy tidak ingin melepas begitu saja dari dunia tulis menulis, Kugy
lantas meneruskan pendidikannya di Fakultas Sastra.
Kugy dan Keenan dipertemukan lewat Eko dan Noni. Eko
merupakan sepupu Keenan. Sementara Noni merupakan teman Kugy sejak mereka
berdua masih kecil. Mereka berempat akhirnya menjadi sahabat karib.
Lambat laun, Kugy dan Keenan saling mengagumi dan tanpa
mereka sadari mereka saling jatuh cinta, tanpa pernah ada kesempatan untuk
saling mengungkapkan, dikarenakan situasi yang tidak memungkinkan. Kugy
sudah mempunyai pacar bernama Ojos (panggilan yang semena-mena diciptakan oleh
Kugy). Sementara Keenan saat itu sedang dicomblangkan oleh Wanda yang merupakan
sepupu Noni.
Persahabatan empat sekawan itu mulai merenggang sejak adanya
Wanda. Kugy lantas menjalani kegiatannya yang baru dan sibuk dengan kegiatan
itu, yakni menjadi guru relawan di sekolah darurat bernama Sakola Alit. Di
sanalah Kugy bertemu dengan Pilik, muridnya yang nakal namun kelihatan cerdas.
Pilik dan kawan-kawannya berhasil ditaklukan oleh Kugy dengan cara membuatkan
kisah petualangan dengan mereka yang menjadi tokohnya. Kisah tersebut diberi
judul “Jendral Pilik dan Pasukan Alit”. Kugy menuliskan kisah petualangan
murid-muridnya itu di sebuah buku tulis, yang kelak diberikan kepada Keenan.
Hubungan Keenan dan Wanda yang semula mulus, akhirnya hancur
dalam semalam. Begitu juga dengan impian Keenan yang selama ini ia bangun dan diperjuangkan
kandas dengan cara yang mengejutkan bersamaan dengan hancurnya hubungan ia
dengan Wanda. Dengan hati hancur, Keenan meninggalkan kehidupannya di Bandung
dan keluarganya di Jakarta, lalu pergi ke Ubud dan tinggal bersama Pak Wayan
yang merupakan sahabat ibunya.
Hari-hari bersama keluarga Pak Wayan yang semuanya merupakan
seniman-seniman yang cukup disegani di Bali, sedikit demi sedikit mulai mengobati
hati Keenan. Sosok yang sangat berpengaruh dalam penyembuhannya yaitu Luhde
Laksmi, keponakan Pak Wayan. Keenan pun akhirnya mulai bisa melukis lagi.
Berbekal kisah petualangan Jendral Pilik dan Pasukan Alit yang diberikan oleh
Kugy, Keenan membuat lukisan-lukisan serial yang menjadi terkenal dan diburu
para korektor.
Kugy yang kesepian dan kehilangan sahabat-sahabatnya di
Bandung, menata ulang hidupnya. Ia cepat-cepat lulus kuliah dan langsung
bekerja di sebuah biro iklan di Jakarta sebagai copywritter. Di sana ia bertemu dengan Remigius Aditya, atasan yang
sekaligus sahabat kakaknya yang bernama Karel. Dengan cara yang tidak terduga
karier Kugy naik daun dan menjadi orang yang diperhitungkan di kantor itu
karena pemikirannya yang ajaib dan serba spontan.
Namun sosok Remigius tidak melihat Kugy dari sisi itu. Remigius
menyukai Kugy tidak hanya dari ide-idenya, tapi juga semangat dan sisi keunikan
Kugy. Dan akhirnya Remigius pun harus mengakui bahwa ia jatuh hati kepada Kugy.
Sebaliknya, ketulusan Remigius meluluhkan hati Kugy dan membuatnya memilih Remigius.
Keenan tidak bisa selamanya tinggal di Bali. Kondisi
kesehatan ayahnya yang memburuk, memaksanya untuk pulang ke Jakarta dan harus
menjalankan perusahaan ayahnya karena tidak mempunyai pilihan lain.
Pertemuan antara Keenan dan Kugy tidak bisa terelakkan.
Bahkan empat sekawan ini bertemu lagi dan bercanda seperti masa-masa jayanya
dulu. Semuanya dengan kondisi yang berbeda. Dan kembali hati mereka diuji.
Kisah cinta dan persahabatan selama lima tahun ini pun berakhir dengan kejutan
bagi semuanya. Akhirnya setiap hati hanya bisa memasrahkan dirinya kemana
aliran cinta membawanya.
Dari sinopsis di atas dapat diketahui keunggulanCerita dalam
novel ini sangat menarik untuk dibaca karena menggunakan kata-kata yang ringan
dan tidak terlalu berat. Tetapi, Perahu Kertas juga merupakan novel yang berat
dikarenakan ceritanya sangat panjang.
Keunggulan novel Perahu Kertas yaitu cerita dalam novel
sangat menarik untuk dibaca karena menggunakan kata-kata yang ringan dan tidak
terlalu berat. Tema dalam novel ini tampak biasa saja yakni bertemakan cinta,
namun cerita tentang cinta banyak didukung oleh unsur lain yang membuat novel
ini begitu inspiratif dan edukatif, seperti tentang mimpi, persahabatan, dan
kekeluargaan. Kemudian penggambaran tokoh, latar, dan alur terlihat begitu
kreatif dan jelas yang membuat para pembaca novel Perahu Kertas tidak
segan-segan untuk bermain dengan dunia imajinasinya dan membayangkan secara
nyata apa yang terjadi dalam ceritanya.
Sedangkan kekurangan novel
Perahu Kertas adalah ceritanya terlalu panjang dan alur ceritanya terkadang
terlalu di buat-buat. Contohnya seperti pertemuan yang sangat kebetulan. Jadi
seolah-olah terkesan direncanakan.
Kesimpulan yang bisa didapatkan setelah membaca novel Perahu
Kertas adalah novel ini begitu edukatif dikarenakan kita bisa banyak belajar untuk
tetap semangat dalam meraih mimpi dan cita-cita. Banyak pengorbanan yang harus
dilakukan dan salah satunya adalah menjadi apa yang bukan diri kita inginkan.
Novel ini juga mengajarkan kita arti sebuah perjuangan dalam
meraih cita-cita dan impian yang kita damba-dambakan. Novel ini layak
dikonsumsi untuk membangkitkan semangat dan menambah inspirasi kita. Dibumbui dengan
kisah cinta yang membuat emosi melonjak-lonjak, novel Perahu Kertas sangat
membantu kita untuk belajar lebih lanjut apa arti dari cinta itu sendiri